Bojonegoro- SMA/SMK se Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur beradu kreatifitas menampilkan kesenian tradisional dalam helat Teenagers for Culture di Gedung Serbaguna Kelurahan Ledok Wetan, Kecamatan Bojonegoro, Sabtu (4/1/2014). Kegiatan ini diprakarsai siswa-siswi Bojnegegoro yang memperoleh beasiswa dari ExxonMobil di Akademi Siswa Bangsa International Bogor, Jawa Barat.
Dari pantauan, kegiatan kali pertama dilaksanakan di Bojonegoro itu berlangsung meriah. Karena dalam kegiatan itu para peserta menampilkan kesenian khas Bojonegoro. Mereka tampil diatas panggung dengan iring-iringan musik angklung.
Teenager for Culture ini didukung oleh Operator migas Blok Cepu, Mobil Cepu Limited (MCL), Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta Dinas Pendidikan Bojonegoro. Ratusan peserta dan orang tua wali hadir dalam acara itu.
Teenager for Culture sendri dilaksanakan oleh siswa siswi kelas III Akademi Siswa Bangsa Internasional Bogor, Jawa Barat. Dari 20 panitia yang terlibat diacara ini, sebanyak 17 pelajar dari putra daerah Bojonegoro.
"Awalnya kami memiliki ide untuk memberikan pertunjukan demi mempertahankan eksistensi kesenian daerah khususnya di Bojonegoro kepada Exxon, lalu mereka mendukung dengan memberikan dana untuk acara ini," kata salah satu panitia pelaksana Teenagers For Culture, Baktiar.
Pelajar asli Kelurahan Banjarjo, Kecamatan Bojonegoro ini mengaku, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan potensi Bojonegoro. Mulai dari kesenian daerah,seperti tarian, hingga kuliner khas dan produk lokal batik Jonegoroan kepada masyarakat luas. Sehingga dengan begitu, ada sisi lain yang data dikenal selain kandungan migas di Blok Cepu.
"Ini tekad saya, memperkenalkan Bojonegoro kepada khalayak luas," ujar Baktiar penuh semangat.
Baktiar merupakan salah satu pelajar Bojonegoro yang mendapatkan beasiswa dari ExxonMobil untuk mencecap pendidikan gratis selama 3 tahun di Akademi ini. Dia berharap, dengan ilmu yang didapat nantinya dapat mengangkat derajat kedua orang tuanya yang hanya dari kalangan menengah kebawah.
Terpisah, salah satu peserta dari SMA 3 Bojonegoro, Astrid, mengaku, sangat senang dengan acara yang dilaksanakan oleh siswa-siswi akademi dari Bogor ini. Dia dan lima temannya akan memberikan tarian thengul khas Bojonegoro dihadapan peserta dan tamu kehormatan.
"Semoga kegiatan ini bisa berlangsung tiap tahun," tukasnya.(rien)


Post a Comment